THAT’S ALL

By  | May 17, 2012 | 150 Comments | Filed under: Kata Pengantar

Kata Pengantar

Utami Mariam Siti Aisyah. Begitu nama istri saya. DI KTP namanya Utami Sutoto. Tmee nama gaulnya. Tami Ferrasta untuk label produknya sebagai disainer pakaian muslim. Dan, dua tahun belakangan ini saya memanggilnya Dik Uta. Panggilan sayang saya untuk dia. Sejak saya tidak bisa keluar dari goa saya. Sejak saya sadar bahwa ada permintaan khusus dari dia.

“Kenapa sih koq kamu itu garing banget. Masak udah 25 tahun kawin belum juga ada kata-kata sayang. Kata cinta dari kamu,” begitu dik Uta selalu menuntut saya selama 23 tahun. Sabar sekali. Heboh kan?

Jawaban saya selalu bermacam-macam. Lupa.

Jawaban yang selalu saya ingat adalah,

“Saya mau sih. Kan harus spesial. Harus yang menggambarkan Pepeng. Harus indah. Tapi semua kata-kata udah dipake advertising agency buat iklan mereka.

“Abis gimana dong?” tanya saya berkelit.

Saya ingat ketika pertama kali saya memanggil dik Uta. Tami berkaca-kaca. Mungkin bahagia. Mungkin terharu. Mungkin kesel nunggunya kelamaan. Saya tidak tahu. Karena saya tidak bertanya. Belakangan saya tahu setelah saya bertanya. Itupun setelah setahun berlalu. Gila ya. Pantes dik Uta selalu bilang saya garing. Karena kalau urusan mesra-mesraan nilai saya D minus. Padahal saya paham sekali bahwa hanya melalui kata-katalah makna itu terwujud.

Masih mengenai panggilan sayang itu. Saya tahu bahwa dik Uta senang, bahagia, terharu, saat dik Uta menerima award dari Cap Lang.

Event itu disiarkan melalui Indosiar. Tami terkejut waktu ada adegan saya membacakan puisi. Memang sudah direkam diam-diam

 

“Dua orang mahasiswa mengikat cinta dalam perkawinan untuk menghindari berbagai hubungan yg dilarang sang Khalik.

 

Hari itu 30 okt 1983, si pria 29 tahun dan gadisnya 22 tahun.

 

Dua orang mahasiswa mengikat cinta dalam perkawinan untuk mendapat keturunan seperti yang dipertintahkan sang Khalik.

Anak pertamanya lahir, si bapak mengurus, menjaga malam hari, mengganti popok & memandikan.

Si Ibu menyusui. Mereka masih muda dan saling menyinta. Si pria 32 tahun dan kekasihnya 25 tahun.

 

Si pria sudah sarjana, setelah 10 tahun, setelah mempunyai anak dua. Mereka masih muda dan saling menyinta, si pria 34 tahun dan kekasihnya 27 tahun.

 

Si pria sudah bekerja, kekasihnya sudah sarjana, anak mereka sudah 4. Hari itu mereka memasuki rumah yang diidamkan oleh setiap keluarga. Mereka masih bugar dan saling menyinta. Si pria 42 tahun dan kekasihnya 35 tahun.

 

Hari ini si pria 54 tahun, ia tergeletak karena sakitnya didampingi oleh kekasihnya yang 47 tahun, tidak muda lagi menjelang ulang tahun perkawinan mereka yang ke 25.

Dalam sakitnya berkelebat semua kenangan dengan kekasihnya. Dalam sakitnya ia

menulis untuk kekasihnya:

 

“Dik Uta,” demikian panggilan kesayangan sang pria setelah sakit untuk kekasihnya yang bernama Utami

“Saya tidak akan pernah lupa ketika awal penyakit itu datang kamu menenangkan saya dengan kata-kata

“Kita sedang menjalani peran baru”

Subhanallah, dik Uta kata-kata itu sangat menjadi inspirasi untuk saya menjalani sakit saya. Dan, saya selalu berdoa,

“Ya Allah berilah kecerdasan untuk kami agar kami selalu melihat semua ketetapanmu melalui sudut pandang yang membahagiakan”.

Peran Baru, itu adalah salah satu sudut pandang yang cerdas dan membahagiakan

Ahh di Uta, terlalu banyak dan panjang jika saya tulis betapa rasa terima kasih atas ketegaranmu menjalani peran baru ini.

Saya tahu dik Uta sedih tapi kamu tetap tegar

Saya tahu dik Uta takut, tapi kamu tetap tegar

Saya tahu dik Uta lelah tapi kamu tetap tegar, mengurus saya, membersihkan, dan membalik badan saya setiap 1 jam di malam hari.

Saya tahu dik Uta ingin jalan-jalan untuk hilangkan jenuh tapi kamu tetap tegar mendampingi saya karena saya tidak bisa ditinggal terlalu lama sendiri.

Saya tahu dik Uta selalu mengharapkan kata-kata cinta dari saya tapi kamu tetap tegar walau kamu tak pernah mendengar kata-kata itu.

Hari ini kamu akan mendengarnya dari mulut saya

“Dik Uta, aku cinta kamu tanpa batas”

“Saya akan selalu bahagiakan kamu tanpa batas,”

“Saya akan selalu ada untuk kamu tanpa batas,”

Kelak kalau saya sudah bisa jalan, kita akan pergi kemanapun kamu mau

Yang selama ini hampir tidak pernah kita lakukan.

Dik Uta, pikirkanlah yang terbaik tentang cita-cita kita karena Allah SWT berfirman:

 

“Aku sebagaimana prasangka hambaKu”

 

Begitu ungkapan cinta saya. Begitu bunyi perasaan yang saya pendam sekian lama. Saya ucapkan, tuntas. Bahkan di hadapa ratusan penonton di studio. Dan, jutaan pemirsa. Hati ini puas sekali.

Sepulangnya dari Indosiar saya tanyakan tentang puisi saya.

“Pokoknya campur aduk deh. Susah ngomongnya,” katanya tersipu-sipu dangan mata yang berkaca-kaca.

“Aneh, tersipu-sipu koq bisa nangis ya?” batin saya tidak mengerti. Barangkali kalau dik Uta dengar kalimat saya dia akan panjang pendek menggurui saya soal perempuan. Dan, selalu ditutup dengan

“Dasar laki-laki garing!”

Setiap membaca puisi tersebut, mata saya selalu (ikutan) berkaca-kaca. Lalu terpikir membuat sebuah buku untuk hadiah perkawinan perak kami. Mulai saya susun.

Saat mulai menulis, suatu hari dik Uta bercerita.

“Tadi mbak Ati dari Cicero Publisher nelpon. Dia minta saya menulis buku tentang kamu.”

“Pepeng di mata istrinya, Tami Ferrasta, setelah mengarungi 25 tahun perkawinan. Begitu kira-kira isinya,” kata Tami gembira.

Kesepakatannya, buku itu yang kami setujui. Saya tidak cerita tentang niat saya menulis tentang dia.

Buku yang saya ceritakan sudah berada di tangan Anda. Buku tentang kehidupan kami di mata dik Uta. Judulnya ‘That’s all’.

Terilhami dari lagu lama yang dibawakan kembali oleh banyak penyanyi. Salah satunya Rod Stewart. Karena syairnya sangat menggambarkan apa yang dik Uta jalankan dalam mendampingi saya. Stand by setiap saat. Siaga. Apalagi saat Raja Kopeng (panggilan dik Uta untuk saya) mulai terbaring di peraduannya.

Dik Uta tidak mengharapkan apa-apa. Kecuali saya selalu mencintainya. Dik Uta tidak mengharapkan apa-apa. Kecuali saya harus selalu adore dia for now and ever more.

That’s all. That’s all………….

 

Goa Cinere, Maret 2009

|p|e|p|e|n|g|®

(pepeng@soebardi.com)
——————————————-

Komentar dari Pembaca “That’s all”
Pesan Buku “That’s all”

About 

Sudah lengkap lhooooo.... Coba klik: Pepeng yang itu lhoooo......

Tags:

150 Responses to THAT’S ALL

  1. Rini Handayani April 14, 2012 at 7:49 am

    I’ Cry Om pepeng baca Puisinya…. Om skali2 panggil tante tami say .. kan ndak apa2.. asal jangan di plesetin jadi Sayur Aigh… Ha.Ha.Ha.Ha.ha.

    • peng April 26, 2012 at 7:34 am

      Saya panggil dia “TaPe” (Tami Pepeng) biar sama ama “JuPe” dan “DePe”.
      Ehhhhh, saya dimarahin.
      “Gak mauuuuuuuuuu!” katanya. Hehehehehehehehhehe

    • Ronald June 23, 2012 at 2:41 am

      Om pepeng sehat? Sangat Menginspirasi om , mahal bgt kata2 nya , thx om

      • peng June 23, 2012 at 7:03 am

        Alhamdulillah sehat
        Gak mahal koq. Gratis malahan :-)
        Ambil aja :d
        Terima kasih sudah mampir ya

  2. susi April 17, 2012 at 4:39 am

    Inspiring, Bagus dan menggugah Om pepeng. Jadi inget Bapak saya, yang jarang banget dan hampir tdk pernah mengungkapkan kata2 cinta untuk istri dan anak2nya, tapi cintanya berwujud melalui perbuatan. Dalam diamnya, ada cinta yang mendalam. That’s a Man.

    • peng April 26, 2012 at 7:32 am

      Hehehehehehehehehehe
      Genetik ya?

  3. Hozaini Geresis April 26, 2012 at 5:22 am

    Kesederhaan yang mampu menghadirkan kasih sayang itulah sejatinya kebahagiaan

    • peng April 26, 2012 at 7:32 am

      Terima kasih

  4. chika April 26, 2012 at 1:31 pm

    Allahu Akbar.. :”"”)

    • peng April 29, 2012 at 9:26 am

      Walillahilham………

  5. Andro meda April 28, 2012 at 12:42 am

    envy…saya ingin menikah usai lulus kuliah tapi tampaknya harus menunggu untuk bisa seperti itu, langgeng om pepeng dan istri

    • peng April 29, 2012 at 9:26 am

      InsyaAlloh. Aamiin……
      Semoga sakinah ya

  6. Pewarta27 May 8, 2012 at 12:56 pm

    Membaca kalam hati-bicara
    serasa tetes-air kala dahaga
    Hilang kata, tertawan sukma

    Betapa dalam makna kasih tersirat

    Salam

    • peng May 10, 2012 at 6:28 am

      Terima kasih
      Salam kenal dari kami

      Pepeng dan Tami

  7. ismi May 18, 2012 at 4:38 pm

    saya terharu hingga meneteskan air mata baca setiap kalimat yg master pepeng tulis..doa saya smg kesehatan serta kebahagiaan sll dilimpahkan olehNya utk keluarga master pepeng..amin..

    • peng May 21, 2012 at 7:22 am

      Aamiin
      Terima kasih ya
      Salam dari kami

      Pepeng & tami

  8. Lusiana May 19, 2012 at 11:46 pm

    Subhanallah..
    terharu sekali membaca puisinya om..
    subhanallah..
    salut sama tante tami..
    begitu setia..
    semoga ini yang akan mengantarkan tante tami memasuki surgaNya..
    sesukanya..dari pintu mana saja..
    karena ketaatannya pada suaminya…
    #saluuuut…

    buat om pepeng..tetap semangat ya…^_^

    • peng May 21, 2012 at 7:19 am

      Terima kasih atas appresiasinya
      Salam untuk keluarga dari kami
      Pepeng & Tami

  9. chici May 30, 2012 at 12:53 am

    Hihihi akhirnya orang yang garing itu bisa romantis juga ya om :p

    Puisinya dalem, suka suka suka….. (>o<)/

    • peng May 30, 2012 at 7:59 am

      Bukan perkara gampang jadi orang romantis mbak
      Butuh waktu 25 tahun lhoooo
      Hehehehehehehehhe
      Terima kasih komentarnya

      Peng & Tam

  10. oBy June 1, 2012 at 6:22 am

    that’s what our wife are for :)

    sy membaca tulisan om pepeng jd nyesekin dada klo diriku jauh dr istriku, meski berbeda jarak +/- 10 km tapi kangennya puolll..

    salam hormat tuk keluarga om pepeng dan tante tami

    ditunggu tulisan om pepeng di ultah pernikahan om pepeng yang ke 50 (gold marriage)

    • peng June 3, 2012 at 6:12 am

      Kang oBy,
      Terima kasih ya
      Kalau kangen terbang dong. jangan ditahan-tahan

  11. dhiyah June 1, 2012 at 5:55 pm

    wow….subhanallah……
    begitu indahnya bisa bersama2 saat suka maupun duka….
    pasangan bukan hanya untuk di dunia….
    pelajaran berharga malam ini….

    semoga lekas sembuh om pepeng…. :)
    Alloh telah menyiapkan sesuatu yang indah untuk om pepeng beserta keluarga… :)

    • peng June 3, 2012 at 6:14 am

      Mbak Dhiyah,
      Terima kasih sudah mampir ke blog kami
      Salam untuk keluarga

      Peng & tami

  12. ocy June 6, 2012 at 4:47 am

    Assalamu’alaikum. Om Peng dan Mba Tami. Apa kabar?.. salam kenal yaaa..
    terimakasih banyak atas buku “Thats All” yang udah ditulis. Sy berkesan dengan cerita di tiap2 babnya. Banyak kejutan yang saya tidak duga diakhir tiap cerita.
    Semoga Allah membalas dengan yang lebih baik atas ilmu yang sudah ditulis, dan menjadi amal pemberat di akhirat nanti. Amin
    selalu berkarya ya Om Peng. Semoga cepat sembuh ya. Di setiap ujian/perlombaan ada hadiah yang indah. Semoga Om Peng dapat hadiah itu ya..
    amin ya robbal ‘alamin…

    • peng June 6, 2012 at 8:30 am

      ‘Alaykumsalam wr wb
      Salam dari kami untuk mbak Ocy dan keluarga
      Terima kasih sdh mampir
      Do’akan agar buku kami yg kedua segera selesai
      Wassalamu’alaykum wr wb

      Tami & Peng

  13. Nuhdi Febriansyah June 21, 2012 at 5:26 am

    Ah, cemburu selalu rasanya, saat mendengar cerita romansa nyata. Terlebih, itu tertutur dari sang tokoh. Ya, bagi saya, pak Pepeng adalah tokoh, sebab saya banyak belajar dari sampeyan. Meski tak langsung, meski diam-diam. Ingin rasanya cepat ikut membaca buku ini, cuma sepertinya, kesempatan “menitip” masih lama. Sebab diri sedang tak di bumi pertiwi sana… Btw., selamat, pak. Selamat atas cinta pak Pepeng dan bu Tami. Terima kaih untuk inspirasi yang telah dibagi. :)

    • peng June 21, 2012 at 7:06 am

      Terima kasih sudah mampir dan membaca
      Mas Nuhdi sedang mukim dimanakah?
      Salam kenal dan salam untuk keluarga

      Peng & tami

      • Nuhdi Febriansyah June 22, 2012 at 2:58 am

        Kembali kasih, pak. Sekarang sedang di Kairo, menimba apa yang bermanfaat buat hidup.

        O iya, pak, mau tanya soal karya-karya pak Pepeng. Kebetulan, kita mengelola rumah baca kecil-kecilan di sini. Rumah baca karya-karya Nusantara, biar tak lupa sama Indonesia. Kalau kita mau ambil semua karya pak Pepeng yang telah terbit, kira-kira kalkulasi Rupiahnya berapa, pak ya? Dan bagaimana proses pelunasannya. Terima kasih, pak.

        Titip salam hormat kembali buat bu Tami. Perempuan yang ikut membuktikan kebenaran adagium, “selalu ada perempuan kuat di belakang lelaki hebat”. :)

        • peng June 22, 2012 at 3:34 am

          Kairo? Subhanallah
          Karya kami belum banyak
          Nantinya insyaAllah akan terbit setahun 2 buku
          Kami berdua sudah sepakat untuk menjadi “couple writer”. Jadi nulisnya selalu berdua :-) aamiin….
          Baru 1 “That’s All” saja
          Ongkos kirimnya ke Kiro mahalkah? Kalau mahal tolong dibiayai pengirimannya
          Bukunya saya hadiahkan free of charge
          Salam dari Goa Cinere
          Wassalamu’alaykum wr wb

          Peng & Tami

          • Nuhdi Febriansyah June 22, 2012 at 3:56 am

            “Couple Writer”? Indahnya… Subhanallah. Kesepakatan yang begitu mesra, pak. :)

            Sungguh, di niat awal, kami memang berkeinginan menghargai karya-karya para tokoh dengan membeli dan mengoleksinya. Ketika mendengar kami dikasih “Free of charge”, sungguh mengharu biru. Betapa…

            Andai berkenan, kami ingin menjadi langganan setiap karya pak Pepeng dan bu Tami. Ini alamat kami, pak: LIBRARY OF INDONESIAN STUDENT’S ASSOCIATION. Add.: Build 21 Block 20 No. 03 El-Shawaf St., Hay el-Asyir, Nasr City, Cairo, Egypt. Phone: (+20) 24712827. Dan berkenan, ke rekening mana kami bisa mengirim setiap pembiayannya, pak?

            Sungguh, kami merasa berterima kasih kepada pak Pepeng. Kami tau, saat ini keadaan fisik pak Pepeng tengah tidak sesehat dulu, tapi masih bersedia disibukkan oleh permintaan-permintaan kami, yang mungkin tak penting ini. Jazakumullah khairan katsiran untuk semua kepedulian dan ketulusan pak Pepeng dan keluarga.

          • peng June 22, 2012 at 5:15 am

            Waiyyakum
            Semoga bermanfaat
            Mau berapa exp bukunya?

            Peng & Tami

  14. Nuhdi Febriansyah June 22, 2012 at 6:37 am

    Amin. Setiap judul, insya Allah 2 eksemplar cukup, pak.

    Salam dan hormat kami.

    • Nuhdi Febriansyah June 23, 2012 at 1:48 am

      Salam. Pak Pepeng, mohon maaf, setelah menimbang beberapa hal, kita mungkin mencukupkan dengan pesan 1 eksemplar saja, pak. Terkait biaya pengiriman, kita menanti kabar dari pak Pepeng.

      O iya, pak, senang jika kita tau, apakah pak Pepeng juga membaca buku-buku berbahasa Arab? Terima kasih, pak.

      • peng June 23, 2012 at 7:58 am

        Berbahasa Arab?
        Subhanallah ingin sekali bisa
        Saya kirim kemana ya koq gak ada alamatnya? :-)

        • Nuhdi Febriansyah June 24, 2012 at 1:52 am

          Iya, pak. Siapa tau, kami pun bisa membalas sharing kebaikan dengan memberi bacaan berbahasa Arab ke pak Pepeng.

          Ini alamat kami, pak: LIBRARY OF INDONESIAN STUDENT’S ASSOCIATION. Add.: Build 21 Block 20 No. 03, El-Shawaf St., Hay el-Asyir, Nasr City, Cairo, Egypt. Phone: (+20) 24712827.

          • peng June 24, 2012 at 4:54 am

            Terima kasih
            Saya cek dulu ongkos kirimnya
            Kalau terjangkau insyaAllah langsung saya kirim Aamiin……

  15. Salki Sasmita June 23, 2012 at 7:43 am

    Salam kenal mas pepeng dan mbak Tami… Kayaknya sy bakal rutin mengunjungi blog ini.. it’s Greattt!! :)

    • peng June 23, 2012 at 7:55 am

      Terima kasih ya
      Salaman yuukkkkkkkk……..

  16. pangeran jun June 23, 2012 at 8:30 am

    emh…soal pak pepeng ga ngomongin cinta ke ibu tami, kayak saya ke istri saya…karena ada 3 hal yg ga saya omongin istri tp saya lakuin;
    1. politik, tp saya berpolitik
    2. olahraga tp saya berolahraga
    3. cinta tp saya bercinta

    salam cinta dan damai , semogo pak pepeng dan ibu tami menjadi keluarga yang sakinah dan mawadah..(hihi,,kayak pengantin baru aja ya )

    • peng June 23, 2012 at 8:45 am

      Aamiin
      Terima kasih sudah mampir :-)

  17. untungr June 23, 2012 at 9:00 am

    Wah lama amat ya,25thn buat jd romantis :-) .sy jg termasuk manusia garing nih :-) . Salam buat om pepeng ama mb tami,semoga ALLAH selalu melimpahkan rahmatNya buat om Pepeng dan keluarga. Btw,kapan kumpul bareng lagi ama sersan prambors ? Kangen ama banyolannya dan kekompakkannya :-)

    • peng June 23, 2012 at 9:15 am

      Belajarnya lama mas. Bolottttttttttt :-)
      Mau banget Sersan ngumpul lagi
      Do’ain ya………

      • untungr June 28, 2012 at 5:02 am

        sip..ane doain om pepeng…
        mudah2an sersan prambors bisa kumpul2 lagi, amiinn :-)

  18. Indah Puspita Rini June 23, 2012 at 9:06 am

    Semoga kelak saya bisa menjadi sosok istri seperti Tante Tami. Dalam keadaan apapun tetap ada dan menjaga suami tercinta. Mencintainya tanpa bata… :) Aamiin…

    • peng June 23, 2012 at 9:13 am

      InsyaAllah aamiin…….

  19. Ai Gozali June 23, 2012 at 9:14 am

    Assalamu’alaikum om Pepeng & tante Tami..

    Sebuah kisah cinta yang patut menjadi inspirasi pasutri dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

    Masih berlinangan air mata haru saya ketika menulis komen ini..

    Dijual di Gramedia kan ya bukunya om? Pengen beli ^^

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb..

    • peng June 23, 2012 at 9:18 am

      Wa ‘alaykumsalam wr wb
      Di Gramedia sudah habis
      Penerbitnya sudah tidak distribusikan lagi
      kalau mau bisa melalui saya
      Kirim email ke: peng@soebardi.com ya
      Tandatangan ditujukan untuk siapa? hehehehe GR ya saya
      Siapa juga yang minta tanda tangan
      Ditunggu…….

  20. meti June 23, 2012 at 12:41 pm

    assalamualaikum..
    kata2nya bagus banget om..mudah2an keluarga om pepeng dan mba tami selalu diberkahi Allah dengan cinta kasih dan kebahagiaan, begitu juga dengan keluarga saya..amiin..mudah2an juga suami saya bisa belajar romantis kaya om pepeng ya..hehe
    wassalamualaikum wr.wb

    • peng June 24, 2012 at 4:59 am

      Aamiin…
      Sabar dan diajarin aja suaminya hehehehehehe….
      Persis seperti saya diajari dik Uta
      Dia selalu mesra, peluk, cium kendati Pepeng suaminya itu garing abizzzzzzzzzz……
      Salam untuk suaminya. Semoga dia bisa “mengejar” saya :-)

  21. Ikes Dwiastuti June 23, 2012 at 7:07 pm

    assalamu alaikum..
    Baru menemukan blog ini dari link di Timeline kawan..
    Dan saat pertama kali membaca “that’s all”,,saya menangis..menangis haru..

    Cinta itu mmg sederhana..
    Cukup mencintai orang yg dicintai..
    tak butuh kata tapi tindakan..

    Bu Tami telah membuktikan.y..
    Mencintai om Pepeng,,dengan tulus..
    Meskipun harus menunggu 25 tahun untuk mendengar kata2 romantis dari suami yg sangat ia cintai..

    Saya berdoa,,smoga om Pepeng & bu Tami senantiasa diberikan kesehatan..
    Dan berjodoh hingga di akhirat nanti..

    Amin..

    • peng June 24, 2012 at 4:56 am

      Aamiin yaa Mujibassailin
      Terima kasih atas kunjungannya
      Salam untuk keluarga

  22. Yuli June 25, 2012 at 8:29 am

    subhanallah…
    tidak bisa berkata saat membaca tulisan ini..
    kesabaran seorang tante Tami bukan hanya saat mendampangi om pepeng saat suka dan duka, tapi juga sabar untuk menanti panggilan sayang dan setelah puluhan tahun kesabaran itu berbuah manis. panggilan sayang dari seorang om pepeng untuk tante Tami “dik uta”.
    semoga allah selalu memberikan keberkahan untuk om sekeluarga..
    salam hormat asay untuk tante tami…^^

    • peng June 25, 2012 at 10:26 am

      insyaAllah Aamiin
      Semoga demikian juga dengan mbak Yuli. Aamiin……..

  23. Nuryanti June 26, 2012 at 3:16 am

    I cried after I read your poem…sama,om..aku juga ngalami hal yang sama kayak istri om..suami kurang romantis..but I wish someday he will do the same like you…semoga om Pepeng selalu sehat sampai kapanpun untuk terus mendampingi istri tercinta..amiinn…

    • peng June 26, 2012 at 7:02 am

      Hehehehehehehe
      Kalau mau yang romantis kawin ama playboy
      Itu kilah saya yang lain kepada dik Uta

  24. Abukafi June 27, 2012 at 6:22 am

    Sepertinya puisi yang Om pepeng buat bener-benar telah diletakan sebuah energi cinta yang sangat besar, seperti ledakan nuklir di hiroshima,

    siapapun yang membacanya akan merasakan energi cinta yang keluar dari kata hati dan jasad tak sanggup membendung energi itu,,,,

    teruskan menginpirasi Om…..I like It

    • peng June 27, 2012 at 6:24 am

      Terima kasih kang Abukafi
      Semoga benar demikian di hadapan Allah azza wa jalla. Aamiin…….

  25. hendro July 1, 2012 at 4:10 pm

    god bless you` om&tante

    • peng July 9, 2012 at 7:57 am

      Thank you

  26. dyning July 8, 2012 at 3:27 pm

    What a beautiful poem. Really touching! How lucky tante uta has u,& how lucky u have her.

    • peng July 9, 2012 at 7:58 am

      i’m a lucky man
      Like a “Lucky Luke” :-)

  27. bayhaqi July 9, 2012 at 5:37 am

    Mantap Oom. Mudah2an segera diberikan kesembuhan ya. Amiin.

    • peng July 9, 2012 at 7:59 am

      InsyaAllah Aamiin……..
      Salam untuk keluarga

  28. abu yazid July 9, 2012 at 7:49 am

    subhanallah walhamdulillah, terima kasih mas pepeng dan mba tami untuk tulisannya. Sudah lama mata ini tidak meneteskan air, sekali lagi terima kasih

    • peng July 12, 2012 at 6:47 am

      Subhanallah

  29. asep August 14, 2012 at 1:57 am

    om, gara2 kuis yg om pepeng sering bawain dulu, saya jadi nyari2 info ttg om. eh malah dikasih @_pepeng sama si burung cerewet, tweeter.

    sangat menginspirasi om, wish you happy with your wife..
    mampir2 ya om,.. ke saya

    • peng August 14, 2012 at 7:59 am

      Terima kasih sudah mampir dan nyolek saya
      Salam untuk keluarga

  30. Denny Noor August 14, 2012 at 7:28 am

    Masya ALLAH…
    syair/puisi yang syahdu dan cerdas disertai terus mengingatNYA
    SubhanALLAH…
    yang senantiasa menjaga umatNYA yang bertakwa, menyatukan dan menguatkan seorang Tami dan seorang Pepeng dalam ikatan rumah tangga yang terus tetap bersyukur dengan ‘peran baru’ dan segala ketetapanNYA

    • peng August 14, 2012 at 7:57 am

      insyaAllah Aamiin

      • Denny Noor August 14, 2012 at 12:48 pm

        Amin Ya Rabbal Alamin…
        saya harap Om @_Pepeng jangan pernah berhenti berkicau, tetap semangat, karena kicauan Om @_Pepeng mencerahkan sekaligus memberi inspirasi bagi saya
        Wassalamu’alaikum…

        * @DennyNoor – #IndonesiaRaya & #RepublikTwitter *

  31. indah August 16, 2012 at 2:13 am

    Saya terharu membaca ini. Love it!!!

    • peng August 22, 2012 at 3:51 pm

      Terima kasih sudah mampir

  32. anggy September 6, 2012 at 7:49 am

    pengen deh punya istri seperti istrinya om pepeng,sangat setia,mudah2an cepet sembuh dan bisa jalan lagi :D ,
    om, hobi om apa sih?
    kalo hobinya om sys?
    kalo hobinya om nana krip??
    trus kalo om krisna purwa hobinya apaan??
    nah kalo om muklis gumilang hobinya apaan??
    (buat keperluan teka-tekinya om sys ns)

    • peng September 19, 2012 at 11:55 am

      Hehehehehehehe hobi saya nulis, baca dan berkebun

  33. Pratama Puji Widiyanto September 12, 2012 at 7:19 am

    Assalamu’alaikum Wr Wb

    Selamat Siang Pakde Pepeng, boleh yaa saya panggil Pakde? hehehe
    Semoga Selalu diberi Kemudahan, Kesehatan dan Kemudahan *pengenpeluk

    Perkenalkan saya Mas Yayan dari Pekalongan, Jawa Tengah.
    Pakde, sy baru pertama masuk ke Web ini. Sangat Menginspirasi, hehe
    Saya cari buku “That’s All” di Gramedia kok sampun telas/susah,
    apakah saya masih bisa pesan? teknisnya pripun?

    Rencananya mau saya hadiahkan ke Bapak Ibu pas moment “Silver Wedding Anniversary”
    Insya Allah pertengahan November 2012 nanti. Mohon Infonya Pakde, Maturnuwun :)

    Pratama Puji Widiyanto
    08562604580 / Pin 3171AFA4

    • peng September 19, 2012 at 11:53 am

      Kalau bukunya sudah diterima kasih khabar ya

  34. Nurcahyani Dewi September 29, 2012 at 1:28 am

    Pagi, Om Pepeng….gmn kabarnya? Tetap semangat yaaaaaa ^_^
    huhuhu..aku sampe mewek2 baca kata2nya Om. Boleh pesan buku “Thats All”nya? Dua eks ya, Om, buatku dan mbak iparku.

    Nurcahyani Dewi, Yogya

    • peng September 30, 2012 at 7:56 am

      Alhamdulillah, terima kasih ya sudah mampir
      Saya sudah kirim email penjelasan mengenai pembelian dan pengiriman bukunya
      Sekali lagi terima kasih
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya

  35. Arif Hidayat September 30, 2012 at 1:31 pm

    Assalamualaikum om pepeng. saya dulu sering liat om pepeng di acara warna-warni acaranya siang hari, biasanya saya nonton bareng ibu. itu acara kesukaan saya dan ibu lho. hehe.. o iya om, saya baru aja kecelakaan, kaki dan tangan patah cuman bisa berbaring tapi Alhamdulillah Alloh menggerakan ke twitter om dan ke halaman ini. terima kasih telah menjadi inspirasi saya. Semoga Alloh berikan banyak keberkahan untuk om pepeng sekeluarga. salam

  36. Maherawati October 1, 2012 at 9:38 am

    pak Pepeng dan bu Tami,
    saya cari bukunya di beberapa tempat di yogya kok gak ada ya ?
    kata teman saya bisa pesan langsung,
    mohon info harga +ongkir dan no rek via email ya … tks

    • peng October 2, 2012 at 2:04 pm

      Sudah kami kiri email mbak :-)

  37. masrukhi October 2, 2012 at 11:54 am

    Assalamu`alaikum. sungguh saya kagum dg bapak pepeng. dalam keadaan sakit pun masih bisa berkarya.( mencari nafkah ) bagi saya bpk LUAR BIASA.
    bisa memotifasi yg lain

  38. ApipCinta October 2, 2012 at 1:58 pm

    Belajar Kehidupan dari Bang Pepeng, menjadi Pecinta dan yang di Cinta….menuju Cinta sang MAHA PECINTA, Syukran Jazakallah

    • dian isdiandari October 13, 2012 at 1:48 pm

      Malam om… rasa twrberait wajtuvhi

      • peng October 17, 2012 at 9:51 am

        Selamat malam :-)

  39. enno October 6, 2012 at 1:57 pm

    ass. Om pepeng n tante tami
    alhamdullilah,sy dapat kado buku dari suami, buku om n tante. Menbaca nya dengan rasa bahagia dan haru. Kalian berdua menjadi inspirasi saya n suami,dalam mengarungi hidup berumah tangga. Terima kasih om pepeng n tante tami. Semoga kalian bahagia s’lalu. Amien Ya Robb

    • peng October 17, 2012 at 9:57 am

      Aamiin…
      Semoga Sakinah, mawaddah wa rahmah……

  40. zaenal abidin blogs October 8, 2012 at 8:40 am

    setelah nonton di eat bulaga, saya ingin mengetahui situsnya Pak Pepeng. Akhirnya saya menemukan posting ini. Saya terharu dan saya iri dengan Pak Pepeng. Karna dulu saya sempat memiliki prinsip hidup seperti Pak Pepeng yang cintanya setia untuk satu orang istri tercinta (tapi ketidak romantisannya tidak sempat terpikirkan oleh saya pak,, hehe).

    Namun, ternyata saya telah salah mencintai wanita yang ingin kujadikan seorang istri tercinta. Awalnya sih saya yakin dengan wanita tersebut, karna sejak awal kami bersatu dalam satu cinta, dia selalu menenangkan saya bahwa dia tidak akan menoleh dan berpaling dari cintanya yang pada saat itu dia yakini.

    Kejadian ini cukup menghancurkan hidup saya, karan gedung harapan (bisadisebut 200 lantai), rencana baik, dan niat-niat baik saya dia hancurkan bersama keluarga dan pria pihak ketiga itu..

    • peng October 17, 2012 at 9:56 am

      Semoga Allah pertemukan dengan tulang sulbinya yang sejati. Aamiin…..

  41. Onn Hatala October 10, 2012 at 1:44 am

    nangis di kantor baca ini huhuhuhu….
    Om Pepeng… sembuh, sehat, smangat Om

    • peng October 17, 2012 at 9:53 am

      Wadooooooooo hati2 ntar dikira diapa-apain ama saya :-)

  42. Rida October 11, 2012 at 5:13 am

    Om.. sy sampe ikutan berkaca-kaca baca puisi om pepeng utk tante tami..
    tetap semangat om & tante..

    • peng October 17, 2012 at 9:52 am

      InsyaAllah aamiin..
      Terima kasih ya
      Salam untuk keluarga

  43. Jumardi October 21, 2012 at 10:27 am

    Subhanallah Om Pepeng Romantis banget…

    • peng October 28, 2012 at 4:35 am

      Belajar terus. Menurut dik Uta umminya anak2 saya masih sangat garingggggg :-)

  44. Yungyun November 2, 2012 at 11:00 pm

    More than words can say, ‘mbrebes mili’ kalo orang Jawa bilang

    • peng November 11, 2012 at 7:01 am

      Mau tissue?
      Kesini dong
      Terima kasih ya

  45. Angga November 3, 2012 at 1:01 am

    ingin mencari sosok seperti bulek utami yang bisa menjaga pak lek pepeng dengan berbagai rintang,, jarang ada wanita yang tangguh seperti bulek utami dan laki-laki tangguh seperti pak lek pepeng. semoga cepat sembuh pak lek…
    salam kenal dari penggemarmu

    Guru Honorer di rantau

    • peng November 11, 2012 at 7:01 am

      Salaman yuuukkkk :-)
      Semoga dipertemukan dengan istri yang sholehah, Aamiin
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya

  46. Ani Septiani Muchtar November 5, 2012 at 1:06 am

    Assalamu’alaikum om Pepeng

    saya tertarik buat beli bukunya, bagaimana caranya ya?
    karena saya cari di toko buku tidak ada

  47. tian November 7, 2012 at 2:53 am

    salutttt buat om pepeng … gag ada matinya dah …
    semangat itu lho bikin(inget kuis jari2 waktu zaman dahulu)

    bakal sering mampir ke sini ahhh ….

    salam kenal …tian

    • peng November 11, 2012 at 6:58 am

      Kalo mampir bawain oleh2 ya
      Terima kasih

  48. warm November 12, 2012 at 2:06 am

    Assalamu’alaikum om,
    terimakasih atas cerita om di chating dgn YM,
    smoga Allah selalu melindungi om dan keluarga, amin

    • peng January 23, 2013 at 3:31 am

      Wa’alaykumsalam wr wb
      Alhamdulillah, semoga bermanfaat
      Salam untuk keluarga
      Terima kasih sudah mampir
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya :-)

  49. Muji November 13, 2012 at 4:21 am

    Assalamu’alaikum
    subhanalloh perjalanan cinta melalui universitas kehidupan om pepeng *sweet*
    om pepeng semoga selalu dalam lindungan_Nya sehat selalu yah ^_^

    shemangad ^_^

    • peng January 23, 2013 at 3:29 am

      Aamiin…
      Semoga demikian juga dng Anda
      Terima kasih sudah mampir
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya :-)

  50. Mufti Ramdlani November 20, 2012 at 9:10 am

    Om Pepeng saya nangis bacanya. terima kasih

    • peng January 23, 2013 at 3:29 am

      Semoga bermanfaat
      Terima kasih sudah mampir
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya :-)

  51. Tutatita December 10, 2012 at 3:37 pm

    Om. . .
    SalUt dg ketegaran taNte tami
    sangat menginspirasi

    • peng January 23, 2013 at 3:25 am

      Alhamdulillah Allah beri saya pasangan hidup komitmennya tinggi terhadap ijab Qobulnya. Subhanallah
      Terima kasih sudah mampir
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya :-)

  52. diane January 28, 2013 at 6:28 am

    Buku That’s All, bagus sekali mas pepeng. Saya sangat terharu membacanya. Benar2 menginspirasi saya yang baru membentuk keluarga.
    Setelah membaca buku That’s all, sebenarnya saya ingin bertanya. “Celah” itu yang bagaimana ya mas?

    Keep Productive , Keep Istiqomah Mas Pepeng yang Awesome…
    Salam kenal buat Mbak Tami yang Cerdas dan Tegar.

    • peng January 31, 2013 at 7:48 am

      Celah itu maksudnya peluang
      Salah satu sifat air yg patut dicontoh adalah selalu mencari celah (lubang, retakan) sekecil apapun untuk bisa keluar (mengalir)
      Jadi sudah sepantasnya sbg mahlik Allah yg paling sempurna, kita harus terus berjuang mencari bahkan menciptakan peluang
      Aamiin……..
      Wallahu ‘alaam bisshowab

  53. keblug February 6, 2013 at 6:02 am

    Dan saya bolak balik menarik tissue. Sedih dan terharu. Aduh, jadi satu!
    Salam buat Mbak Tami ya Mas Peng. Semoga keberkahan selalu menyertai. :)

    • peng February 6, 2013 at 9:55 am

      insyaAllah saya sampaikan
      Aamiin……

  54. radhen must huget February 15, 2013 at 12:50 am

    Om..pepeng pagi ini 15feb saat saya mendengar kisah
    hidup dan cinta.komitmen anda saya begitu…bangga akan
    perjalanan …….story telling…bagaimana menjadi orang baik
    baik ….sungguh perjalanan hidup anda sangat menginspirasi
    dan smoga membawa saya dan keluarga saya menjadi orang
    yang bisa sabar dan menerima apa adanyaa..dan membangun
    cinta.amien..amien

    • peng February 15, 2013 at 5:45 am

      Aamiin……
      Salam untuk keluarga ya
      Sukses, sehat dan banyak rejeki :-)

  55. danang February 15, 2013 at 1:54 am

    puisinya menispirasi saya untuk lebih lagi menyayangi istri tanpa syarat dan tanpa batas,makasih om pepeng,salam buat malaikat di samping nya hehehe

    • peng February 15, 2013 at 5:44 am

      InsyaAllah disampaikan
      Terima kasih sudah nyolek2 kami :-)

      • danang February 15, 2013 at 6:59 am

        nyesel nih baru kenal blognya..baru tadi pagi dengerin mbk mery di sonora..semoga lekas sehat ya om biar bisa ajak jalan” dik uta nya, amiin

        • peng February 15, 2013 at 1:34 pm

          Aamiin………..

  56. aldi February 15, 2013 at 3:29 pm

    Subhanallah….insyaallah sehat selalu mas pepeng…

    • peng February 18, 2013 at 5:09 am

      Aamiin…..
      Terima kasih ya

  57. indhen February 19, 2013 at 6:38 am

    Kesederhanaan kata yg om pepeng wujudkan untuk tante tami…tapi begitu penuh arti. Kasih sayang tak selamanya berbentuk materi yg terlihat…..ungkapan kata justru lebih membuat bahagia. Salam hormat untuk keluarga PETA (pepeng & tami).

    • peng February 20, 2013 at 5:10 am

      Terima kasih yaaaa :-) ……….
      Salam dari kami, TaPe (Tami Pepeng) hehehehehehe….

  58. nita February 19, 2013 at 2:37 pm

    Subhanallah,, so’ ampe gk bisa mao ngomong apa lg sama mas pepeng indah bgd stiap kata2 yg ada di “tha’s all”,, nyesel juga ni bru buka blognya :)

    • peng February 20, 2013 at 5:13 am

      Akhirnya sekarang sudah ketemu kan :-)
      Terima kasih yaaaa ……….
      Salam dari kami, TaPe (Tami Pepeng) hehehehehehe….

  59. risa ariyanti March 8, 2013 at 5:24 am

    Indah…

    hidup yang indah & penuh warna…
    penuh cinta & kasih sayang…

    jadi nangis baca tulisannya…

    benar2 terharu…..

    • peng March 8, 2013 at 1:54 pm

      Alhamdulillah ‘alaa kulli haal
      Salam untuk keluarga
      Salam hormat dari kami berdua
      Tami-Pepeng

  60. Lisa Rovita March 8, 2013 at 7:27 am

    1 kata untuk love story ini, KEREN! *haru :’(

    • peng March 8, 2013 at 1:52 pm

      Subhanallah wa Alhamdulillah
      Aamiin…..

  61. Siti Nurmalasari March 18, 2013 at 5:20 pm

    subhanallah … terharu bacanya om, sampe meneteskan air mata :’)
    jd iri … hhehe
    smoga sekeluarga sehat selalu ya om :D

  62. susi March 22, 2013 at 10:09 am

    subhanallah…berkaca-kaca bacanya, semoga sakinah di dunia akhirat om :)

    • peng March 25, 2013 at 3:36 am

      Aamiin….
      Demikian juga untuk anda
      Salam ta’zim dari kami
      Pepeng – Tami

  63. Pingback: That’s All, Sebuah Kisah Tentang Metamorfosis Cinta |

    • peng March 25, 2013 at 3:35 am

      Terima kasih atas apresiasinya
      Sukses, sehat dan banyak rejeki ya
      Salam untuk keluarga

  64. Marita Surya Ningtyas April 3, 2013 at 8:01 pm

    Assalammualaikum Pak Pepeng.. perkenalkan nama saya Marita.. saya putri dari seorang ibu yang sudah sebelas tahun lamanya terbaring sakit di tempat tidur seperti bapak.. kisah hidup bapak selalu menjadi salah satu inspirasi untuk ibu saya tetap kuat dan tegar menjalani sakitnya.. setidaknya pak Pepeng lebih beruntung karena memiliki Ibu Uta yang luar biasa sabar dan setia mendampingi bapak.. Ibu saya berjuang sendiri tanpa suami karena bapak sudah meninggal 2 tahun yang lalu setelah sebelumnya mempoligami ibu.. bahkan 2 bulan yang lalu adik saya (anak bungsu ibu) juga baru saja meninggal dengan cukup mendadak.. mohon doanya ya pak agar saya bisa menjadi anak yang berbakti dan bisa membahagiakan ibu saya selalu.. menjadi matahari untuk hari-harinya sebagaimana Ibu Uta menjadi matahari untuk hari-hari Pak Pepeng.. selalu semangat ya pak.. salam kenal :) Wassalam

    • peng April 8, 2013 at 5:54 am

      Subhanallahu Allahu Akbar
      Salam ta’zim untuk ibunda tercinta
      Syafakallau, semoga Allah angkat semua penyakitnya dengan sempurna
      Aamiin………

      • Marita Surya Ningtyas July 15, 2013 at 3:35 pm

        maaf baru balas Pak Pepeng.. terima kasih… salam kembali dari ibunda..

        Syafakillah juga untuk bapak.. aamiin :)

  65. Ade Alfay April 8, 2013 at 11:54 am

    Assalamualaikum Mas Pepeng…salam kenal dari saya…
    terharu saya baca tulisan mas Pepeng…
    semoga diangkat penyakitnya dan mba Uta sehat selalu,
    sakinah mawadah wa rahmah, amiin..

    wassalam…

    • peng June 2, 2013 at 10:52 am

      Wa ‘alaikumsalam wr wb
      Maaf baru balas
      Sudah lama gak utak atik blog ini heheheheheh
      Salamannn yuuuuukkkkkkk
      Terima kasih

  66. neny kurniawati April 8, 2013 at 1:51 pm

    Duh bunda tami mantep euy
    Smoga kelak jika aqu d pertemukan jdoh,bsa seperti bunda tami
    Smoga sehat and berkah trus om pepeng and bunda tami

    • peng June 2, 2013 at 10:53 am

      Terima kasih sudah mampir
      Aamiin…………

  67. rusmaidi April 20, 2013 at 12:28 pm

    teruslah berkarya.. dengan tulisan-tulisan yang meng inspirasi banyak orang terutama orang-orang yang mengakunya sebagai Muslim sejati. semoga karya om pepeng akan tergolong ilmu yang bermanfaat, yang pahalanya akan terus mengalir… walaupun.. kita sudah di alam ke abadian..

    • peng June 2, 2013 at 10:54 am

      InsyaAllah aamiin
      Terima kasih ya
      Wassalamu’alaikum wr wb

  68. Iwan Prasetyo April 29, 2013 at 10:37 am

    Assalamu’alaikum pak Pepeng,

    Senang sekali bisa membaca tulisannya, sangat inspiratif dan membuat saya terharu membacanya. Begitu sabar dan ikhlas pak Pepeng dan bu Utami menjalani kehidupan ini, penuh dengan rasa syukur. Sungguh luar biasa cobaan yang dijalani tapi semua diterima dengan penuh ketabahaan. Semoga ini memberikan hikmah dan pelajaran yang luar biasa untuk kami semua.
    Terima kasih untuk tulisannya, dan tetap semangat menulis.

    salam hormat,

    Iwan Prasetyo

    • peng June 2, 2013 at 10:56 am

      Wa ‘alaikumsalam wr wb
      Aamiin….
      Terima kasih ya sudah mampir dan baca

  69. Zuhasna Nurmatias June 10, 2013 at 7:15 am

    Subhanallah….. akhirnya airmata ini menetes juga, ditengah kegalauan mengurus keluarga, menjalani rutinitas pekerjaan dan kekalutan menghadapi ujian, tulisan om pepeng begitu menginspirasi, saya merasa begitu tidak bersyukurnya saya yang telah diberi pasangan hidup yang baik, anak2 yang lucu, kesehatan dan kebugaran tapi masih saja berkeluh kesah, merasa tidak mampu mengerjakan semuanya, menyelesaikan dengan indah….. terimakasih banyak buat PENGTA COUPLE, you’r my inspiration….. semoga rumah 10*3 kami, akan melahirkan cerita-cerita manis di kemudian hari kelak, amiin….. jazakillah.

    • peng June 10, 2013 at 8:49 am

      Alhamdulillah
      Semoga bisa saling menasihati dalam kebaikan dan kebenaran aamiin…..
      Salam untuk keluarga :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Love of My Live